Apa Syarat Membuka Deposito Berjangka dan Apa yang Harus Diperhatikan?

Berinvestasi adalah salah satu langkah yang baik untuk keuangan Anda masa depan. Tentu saja, untuk mendapatkan manfaatnya, Anda harus bisa memilih instrumen investasi yang baik. Salah satunya adalah Anda bisa memilih deposito. Untuk membuka deposito seperti deposito berjangka, ada syarat deposito yang harus Anda penuhi. Apa saja?

Syarat Mengajukan Deposito

Secara umum, ada beberapa syarat yang harus Anda penuhi untuk membuka deposito berjangka ini. Namun, sebelum itu, ada tahapan juga yang harus Anda penuhi agar pengajuan deposito bisa diterima. Tahapannya adalah Anda harus menentukan bank yang benar untuk mendaftar deposito.

Setelah itu, milikilah rekening bank di tempat Anda akan mendaftar. Jangan lupa siapkan syaratnya. Syarat untuk membuka deposito biasanya hanya terdiri dari KTP dan NPWP saja. Selain itu, Anda juga harus membawa materai. Jangan lupa untuk menentukan tenor dan jenis deposito yang Anda butuhkan dan sesuai dengan produk yang ditawarkan bank.

Lalu, Anda diwajibkan untuk mengisi formulir pendaftaran dengan data yang sebenar-benarnya. Anda juga harus mengikuti arahan customer service ketika membuka deposito ini dan lakukanlah setoran untuk membuka rekening. Jika sudah selesai, simpanlah bukti kepemilikan deposito karena nantinya ini dibutuhkan untuk mencairkan deposito.

Apa Saja yang Harus Anda Perhatikan saat Membuka Deposito?

  1. Reputasi Bank

Ada banyak hal yang harus Anda perhatikan ketika membuka deposito. Salah satunya adalah reputasi bank yang Anda pilih. Perhatikanlah bagaimana reputasi bank tersebut. Hal ini bertujuan agar Anda bisa terhindar dari risiko kebangkrutan bank. Selain itu, bank yang reputasinya baik biasanya juga memiliki pelayanan yang baik pula.

  1. Waktu Deposito

Selain reputasi bank yang Anda pilih, hal lain yang harus diperhatikan saat akan membuka deposito adalah waktunya. Perbedaan jangka waktu yang Anda pilih akan berdampak cukup besar pada besaran bunga deposito yang akan Anda dapat.

Umumnya, jangka waktu yang ditawarkan adalah 1 bulan, 3 bulan, 6 bulan, 12 bulan hingga 24 bulan. Pilihlah waktu deposito yang sesuatu dengan kebutuhan dan kemampuan Anda. Setelah itu, barulah Anda bisa melakukan deposito bunga antar bank.

  1. Suku Bunga yang Diberikan

Hal lain yang harus Anda perhatikan ketika akan membuka deposito adalah suku bunga yang diberikan. Anda harus mempertimbangkan besaran suku bunganya dengan membandingkan suku bunga yang diberikan antar bank. Makin tinggi bunga deposito yang ditawarkan, maka akan semakin besar juga keuntungan yang bisa Anda dapat.

Hanya saja, Anda tetap harus hati-hati terhadap bank yang menawarkan suku bunga terlalu tinggi. Terlebih bila suku bunga yang ditawarkan melebihi batas yang diberikan Lembaga Penjamin Simpanan atau LPS. Sebab, lembaga ini adalah yang memegang peraturan suku bunga bank yang ada di Indonesia. Bila lebih tinggi, ini bisa jadi tanda ciri bank itu tak sehat.

  1. Biaya

Anda juga harus memperhatikan biaya yang dikenakan. Biaya yang dikenakan biasanya adalah biaya administrasi. Lihat berapa besaran yang diberlakukan setiap bulan dan berapa biaya penalti yang dikenakan bila Anda melakukan penarikan sebelum jatuh tempo. Kebanyakan bank menghilangkan perolehan bunga sebagai penalti, tapi ada juga yang tidak.

  1. Fitur yang Ditawarkan

Tak ada salahnya juga Anda memperhatikan fitur yang ditawarkan bank pemberi deposito tersebut. Ada banyak bank yang menawarkan deposito dengan fitur terbaik seperti deposito otomatis atau ARO. Jika ada ini, Anda akan lebih mudah bertransaksi.

Mendepositokan uang di bank memang bentuk investasi yang menguntungkan. Hanya saja, Anda tetap harus waspada dan memilih bank yang tepat. Syarat deposito itu memang mudah. Namun, ketika mengajukannya Anda tak boleh meninggalkannya, ya! Kalau mau bank penyedia deposito terbaik, Anda bisa pilih HSBC saja.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *